Istri Ustaz Jefri Al Buchori, Umi Pipik belum lama ini mengungkapkan kehidupannya usai kepergian suami tercinta.
Umi Pipik membagikan kisah tentang bagaimana bertahan hidup sebagai orangtua tunggal, membesarkan anak-anaknya tanpa kehadiran sang suami.
Kisah Umi Pipik tersebut terungkap saat berbincang dengan Ashanty dan Aurel Hermansyah dalam kanal YouTube The Hermansyah A6 pada Sabtu 29 Agustus 2020.
Umi Pipik meyakini jika kematian, rezeki dan jodoh sudah diatur oleh Allah, ia kini tinggal menjalani kehidupannya, meski berat.
"Dinikmati saja, walau pun berat. Harus jadi ibu dan ayah, harus mendidik empat anak yang karakternya beda-bebda. Satu keras kepala, pendiam, yang satu gini," ujar Umi Pipik.
Sebagai orangtua tunggal, Umi Pipik tak menampik bahwa mengurusi keempat anaknya dengan karakter yang berbeda adalah hal yang sulit.
Ashanty lantas menanyakan perasaan Abidzar melihat Umi Pipik yang berjuang menjadi ibu sekaligus ayah untuknya dan adik-adiknya.
Abidzar menjawab jika sebenarnya ia merasa kasihan melihat perjuangan ibunya tersebut, ia bahkan merelakan putus sekolah demi membantu ibunya menyambung hidup.
"Kasihan sih. Makanya aku enggak mau kelarin SMA. Jadi pas kelas 2 SMA aku sudah enggak mau sekolah. Aku masuk entertain buat bantu Umi doang," ungkap Abidzar, dikutipPikiran-Rakyat.com dalam kanal YouTube The Hermansyah A6.
Menanggapi jawaban Abidzar, Umi Pipik menjelaskan jika keputusan putranya awalnya menjadi perdebatan.
Namun Abidzar tetap ngotot pada keputusannya untuk berhenti sekolah dan bekerja di dunia hiburan agar tak menyusahkan sang ibunda.
"Sempat berdebat juga, katanya enggak bisa pengen homeschooling saja biar bisa mauk entertain, buat cari uang. Ngapain cari uang? Biar Umi enggak kemana-mana, di rumah saja. Jadi tujuanya, untuk bisa membantu saya, adik-adiknya," jelas Umi Pipik.
Abidzar lalu menambahkan jika keputusannya berdasarkan tanggungjawabnya sebagai anak laki-laki yang paling besar dalam keluarganya.
Umi Pipik membagikan kisah tentang bagaimana bertahan hidup sebagai orangtua tunggal, membesarkan anak-anaknya tanpa kehadiran sang suami.
Kisah Umi Pipik tersebut terungkap saat berbincang dengan Ashanty dan Aurel Hermansyah dalam kanal YouTube The Hermansyah A6 pada Sabtu 29 Agustus 2020.
Umi Pipik meyakini jika kematian, rezeki dan jodoh sudah diatur oleh Allah, ia kini tinggal menjalani kehidupannya, meski berat.
"Dinikmati saja, walau pun berat. Harus jadi ibu dan ayah, harus mendidik empat anak yang karakternya beda-bebda. Satu keras kepala, pendiam, yang satu gini," ujar Umi Pipik.
Sebagai orangtua tunggal, Umi Pipik tak menampik bahwa mengurusi keempat anaknya dengan karakter yang berbeda adalah hal yang sulit.
Ashanty lantas menanyakan perasaan Abidzar melihat Umi Pipik yang berjuang menjadi ibu sekaligus ayah untuknya dan adik-adiknya.
Abidzar menjawab jika sebenarnya ia merasa kasihan melihat perjuangan ibunya tersebut, ia bahkan merelakan putus sekolah demi membantu ibunya menyambung hidup.
"Kasihan sih. Makanya aku enggak mau kelarin SMA. Jadi pas kelas 2 SMA aku sudah enggak mau sekolah. Aku masuk entertain buat bantu Umi doang," ungkap Abidzar, dikutipPikiran-Rakyat.com dalam kanal YouTube The Hermansyah A6.
Menanggapi jawaban Abidzar, Umi Pipik menjelaskan jika keputusan putranya awalnya menjadi perdebatan.
Namun Abidzar tetap ngotot pada keputusannya untuk berhenti sekolah dan bekerja di dunia hiburan agar tak menyusahkan sang ibunda.
"Sempat berdebat juga, katanya enggak bisa pengen homeschooling saja biar bisa mauk entertain, buat cari uang. Ngapain cari uang? Biar Umi enggak kemana-mana, di rumah saja. Jadi tujuanya, untuk bisa membantu saya, adik-adiknya," jelas Umi Pipik.
Abidzar lalu menambahkan jika keputusannya berdasarkan tanggungjawabnya sebagai anak laki-laki yang paling besar dalam keluarganya.







0 comments:
Post a Comment